58bxg.com

Pesona Pulau Misool

Home / Uncategorized / Pesona Pulau Misool

Pesona Pulau Misool

Pesona Pulau Misool

Misool nama yang agak asing bagi sebagian orang. Mungkin pamornya kalah dengan Wayag yang namanya sudah tersohor di kalangan wisatawan. Mungkin jaraklah yang membuat wisatawan enggan mencapai tempat ini. Mungkin pula kisah pesona alamnya yang kurang terdengar di telinga para penikmat alam. Menurut Kepala Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, pada 17.000 tahun yang lalu masih menyatu dengan bagian Kepala Burung Papua atau Papua bagian barat dan terpisah perlahan 11.000 tahun silam akibat pengangkatan daratan terkait proses tektonik. Batuan dominan yang membentuk Pulau Misool dan kepulauan di sekitarnya adalah batuan kapur atau karst yang juga membentuk gua – gua serta sungai di bawah tanah. Pulau berpenduduk sekitar 5.000 jiwa ini merupakan satu dari pulau – pulau besar yang menghuni kawasan Raja Ampat bagian barat Kepala Burung Papua selain Salawati, Batanta serta Kepulauan Kofiau. Di Pulau ini dan sekitarnya terdapat 13 kampung yang tergabung dalam tiga distrik setingkat kecamatan, yaitu Distrik Misool Timur, Misool Selatan dan Misool Barat.

Misool

Misool Timur Selatan adalah Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) yang memiliki luas 366.000 hektare. Dari 223 jenis terumbu karang di perairan Raja Ampat, sebagian besar jenis diantaranya dapat ditemukan disini. Sehingga tidak mengherankan jika akhirnya kawasan ini menjadi magnet bagi banyak pihak dengan kepentingannya masing – masing. Wilayah ini terdiri dari tiga kawasan yaitu zona inti, zona pemanfaatan terbatas serta zona pemanfaatan lainnya. Tidaklah mudah melakukan penetapan zonasi ini. Dengan adanya pembagian zona ini, masyarakat di kepulauan Misool dan sekitarnya dapat terus menjaga kekayaan di dalam laut yang tidak ternilai. Ada banyak titik penyelaman di perairan ini yang menarik untuk dikunjungi, tergantung tingkat kemahiran penyelam. Salah satu lokasi diving terbaik adalah di daerah Wagmab dan Pulau Jef Pele. Titik penyelaman yang dangkal dapat dijumpai di Selat Panah Panah dengan kedalaman sekitar 10 hingga 20 meter. Tempat ini merupakan daerah bermain ikan – ikan karang seperti baronang, kakatua, kulit pasir, serta kakap. Sedangkan karang yang tumbuh sebagian besar berupa karang cabang dan karang yang merayap dengan kekhasan yang tinggi karena spesifiknya cahaya matahari yang menyinari wilayah ini.

 

LEAVE A COMMENT

All fields are mandatory.